Kamis, 22 Mei 2014

SISTEM BAHAN BAKAR



A.    URAIAN


Bahan bakar yang tersimpan di dalam tangki dikirim oleh pompa bahan bakar                          ( fuel pump ) ke karburator melalui pipa – pipa dan selang – selang. Kotoran yang terdapat di bahan bakar disaring oleh saringan bahan bakar ( fuel filter ). Bahan bakar yang sudah disaring dikirim ke karburator dan karburator mencampurnya dengan udara dengan suatu perbandingan tertentu menjadi campuran udara dan bahan bakar.
















Gbr. Komponen Sistwem Bahan Bakar Bensin

B.     TANGKI BAHAN BAKAR

Tangki bahan bakar ( fuel tank ) terbuat dari pelat baja tipis. Tangki bahan bakar ( fuel tank ) dilengkapi dengan pipa untuk pengisian bensin, sebuah baut penguras ( drain plug ) untuk mengeluarkan bensin dan sebuah alat pengukur ( fuel sender gauge ) yang dapat menunjukan jumlah bensin yang tersimpan di dalam tangki. Selain itu pada tangki dibagi-bagi dalam beberapa bagian dengan pemisah ( separator ) dengan tujuan sebagai damper bila kendaraan berjalan dijalan yang kasar atau berhenti secara tiba – tiba.










Gbr. Tangki Bahan Bakar
C.    SALURAN BAHAN BAKAR ( FUEL LINE )
Bensin dialirkan dari tangki ke karburator melalui saluran bahn bakar ( pipa dan              selang ). Pipa bahan bakar dibuat dari pelat seng ( zinc-plated ) dan tembaga ( copper lined steel). Bagian lain yang dihubungkan ke mesin dibuat dari karet ( rubber hose ).
Ada 3 saluran bahan bakar
Ø  Saluran utama untuk mengirimkan bahan bakar ke pompa bahan bakar
Ø  Saluran pengembali, untuk mengembalikan kelebihan bahan bakar ke tangki
Ø  Saluran untuk emisi bahan bakar ( untuk menyalurkan gas HC ke charcoal canister )



Gbr. Saluran Bahan Bakar

D.    SARINGAN BAHAN BAKAR ( FUEL FILTER )
Saringan bensin ( fuel filter ) berfungsi menyaring kotoran, air dan debu yang terdapat di dalam bensin. Saringan bahan bensin tidak dapat diperbaiki dan harus diganti dalam satu unit.
PENTING !
-    Saringan bensin yang tersumbat akan menyebabkan berkurangnya jumlah pengiriman bahan bakar ke karburator saat dibutuhkan mesin pada kecepatan tinggi atau pada beban yang besar.
-   
                                      Saringan bensin yang tersumbat juga menambah hambatan pada elemen selama mesin bensin bekerja. Bensin tidak dapat mengalir dengan lembut, karena sejumlah besar kotoran tertinggal di dalam saringan.













Gbr. Saringan Bahan Bakar

E.     CHARCOAL CANISTER
Charcoal canister adalah tempat penampungan uap bensin berisikan charcoal yang maih aktif dan uap bensin dihubungkan langsung ke dalamnya dengan udara. Gas HC dipisahkan dari uap bensin oleh charcoal, pada saat mesin hidup gas tersebut dialirkan ke ruang bakar melalui karburator kemudian dibakar dan menjadi gas buang yang tidak berbahya.








Gbr. Aliran Uap Bahan Bakar dan Udara

F.     POMPA BAHAN BAKAR
Pompa bahan bakar ( fuel pump ) berfungsi untuk mengalirkan bahan bakar dari tangki bahan bakar ke karburator. Ada dua tipe pompa bahan bakar ( bensin ), yaitu : tipe mekanik dan tipe elektrik. Pompa bahan bakar tipe mekanik menggunakan diaphragma dan digunakan pada mesin yang menggunakan karburator. Sedangkan pompa bahan bakar ( bensin ) tipe elektrik digunakan pada mesin yang menggunakan sistem EFI.
1.      Pompa bahan bakar tipe mekanik

Pompa bahan bakar tipe mekanik mempunyai sebuah diaphragma yang letaknya tepat ditengah – tengah, sepasang katup yang bekerja dengan arah berlawanan. Katup ini digerakan oleh daya balik diaphragma untuk menekan bahan bakar ke karburator. Diaphragma digerakan oleh rocker arm yang digerakan oleh putaran nok camshaft.






Gbr. Pompa Bensin Tipe Mekanik

Cara kerja pompa bahan bakar ( bensin ) tipe meknik :
  1. Penghisapan
Bila rocker arm ditekan oleh nok, diaphragma tertarik ke bawah, ruang di atas diaphragma menjadi hampa, katup masuk terbuka dan bahan bakar akan mengalir ke ruang diaphragma. Pada saat ini katup keluar tetap tertutup karena tekanan pegas.




  1. Penyaluran
Nok ( cam ) berputar, maka rocker arm akan kembali ke posisi semula sehingga diaphragma didorong ke atas oleh pegas, akibatnya bahan bakar terdorong melalui katup keluar dan terus mengalir ke karburator. Dalam keadaan ini katup keluar terbuka dan katup masuk tertutup, tekanan penyaluran pompa sekitar 0,2 s/d 0,3 kg/cm2.






  1. Pump Idling
Jika bahan bakar yang tersedia pada karburator sudah cukup maka diaphragma tidak terdorong ke atas oleh pegas dan pull rod berada pada posisi turun. Hal ini disebabkan tekanan pegas sama dengan tekanan bahan bakar. Pada saat ini rocker arm tidak bekerja walaupun camshaft berputar, akibatnya diaphragma diam dan pompa tidak bekerja.



2.      Pompa bahan bakar tipe listrik



Pompa bahan bakar tipe listrik ( electric fuel pump ) menghasilkan tekanan 2 kg/cm2 atau lebih dibanding dengan pompa bahan bakar tipe mekanik, getaran yang terjadi berkurang, dapat mengirimkan bahan bakar walaupun mesin dalam keadaan mati.









KARBURATOR


A.    URAIAN
Ada 3 syarat yang harus dipenui untuk mesin bensin agar tenaga yang dihasilkan dapat tercapai dengan baik :
1.      Tekanan kompresi yang tinggi
2.      Waktu pengapian yang tepat dan percikan bunga api busi yang kuat.
3.      Campuran udara dan bahan bakar yang sesuai.
Karburator berfungsi untuk membentuk / menyediakan campuran bahan bakar yang sesuai dengan kondisi kerja mesin.
Perbandingan udara dan bahan bakar dinyatakan berdasarkan perbandingan berat udara dengan berat bahan bakar. Perbandingan udara dan bahan bakar dalam teorinya adalah 15 : 1, yaitu 15 untuk udara berbanding 1 untuk bensin.

Posted by sabiq On 05.24 No comments

0 komentar:

Posting Komentar

  • RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube

Time

Visitor

Flag Counter

Fans Page

    Chelsea FC

    Berita Terkini

    « »
    « »
    « »
    Get this widget

    Pengikut